Tuesday, February 4, 2014

Sims Stories: Daily Challenge - January by Abi Prasetya

Day 1 & 2 - Tomorow is New Year, but Jeannette was bored. So, she went to the park with her cat that has just been revived recently as a ghost. She met a guy named Glenn there. She then introduced herself and talked about the new year.

The sun went down as time pass. She invited him to come to her house. There, they continued their conversation. To be continued...

Day 3 - At midnight, because aliens didn't need to sleep, Jeannette borrowed her husband's MultiTab while he was sleeping. She searched an article that Glenn recommended to her. After 6 searches, she finally found the article titled "New Year's Eve 101". She read the article all night long.

Day 4 - After reading the article, Jeannette followed the instructions. She bought some fireworks for the New Year's Eve. She even asked for the firework's dealer's advice. The dealer advised that Jeannette should buy 4 fireworks so she can "Show Extravaganza". She didn't understand what the dealer said, but she followed his instruction and bought 4 fireworks anyway.

Day 5 - Jeannnette invited all of her friends to come to the party. She also said that there will be hotdogs! She knew that most of her friends are hot dog lovers. She promised that the hotdogs she made will be a pile of outstanding hotdogs. But there was a little secret in the hotdogs making. What is it...?

Day 6 - At 8 PM, all of the invited people came to the party. They looked hungry as they came. In front of their hungry faces, a large serving of hotdogs is ready to be eaten. They ate all of the hotdogs. After they ate them, they realized that they all got the "Hunger Resolved" moodlet. So, they knew that the hotdogs were came from food synthesizer. But because of the deliciousness of the hot dogs, they continued eating like it never happened.

Day 7 - At 11.30 PM, the guests started to get bored and sleepy. Jeannette wanted to light up the fireworks, but she didn't understand the "Show Extravaganza" thingy. Fortunately, Glenn was in the party and Jeannette asked Glenn about the "Show Extravaganza". He said that if you show extravaganza, you can light up 4 fireworks at once. So she called all the guests to saw the fireworks. She lit up the fireworks exactly at 12.00 AM. Then, the fireworks launched to the air and exploded with colourful explosion and everyone shouted: HAPPY NEW YEAR!!

Day 8 - Sutejo baru pindah dari Jawa ke Lucky Palms. Dia mengundang temannya yang baru ia temui di bandara. Dia mengundangnya sebagai tanda terima kasih telah menuntunnya di bandara. Sutejo membayar tanda terima kasih temannya dengan memasak Egg Machiavellian yang baru ia pelajari resepnya dari mbah google tentunya. Donnovan, nama temannya itu memuji masakan dia karena makanannya sangatlah enak. Apalagi selagi menunggu masakannya matang, Donnovan disuguhkan minuman jahe. Ia tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata saking lezatnya.

Day 9 - Esok harinya, Sutejo mendapat cita-cita baru. Ia ingin menjadi Presiden SimNation! Tapi pertama ia harus melamar pekerjaan menjadi Podium Polisher (tukang membersihkan podium). Ia yakin suatu saat pasti akan mendapatkan kenaikan pangkat perlahan-lahan dan akan segera menggapai cita-citanya.

Day 10 - Sutejo akhirnya telah melamar pekerjaan dan dijadwalkan untuk masuk kerja esok harinya. Ia pun membeli mobil rongsokan (Classically Cool Fixer Upper Car) dan memperbaikinya. Setelah 10 jam memperbaiki, mobil idamannya akhirnya jadi. Esok harinya, ia menggunakan mobil itu untuk pergi kerja. Ia menghidupkan radio mobilnya dan memutar saluran dangdut. Sutejo membesarkan volume radionya dan lagu-lagu dangdut pun berirama di penjuru jalanan.

Day 11- Saat pulang kerja, Sutejo mengajak bossnya Lakeisha untuk bertemunya dibelakang town hall jam 7 malam. Di belakang town hall persis ada sebuah taman yang sedang merayakan festival musim panas. Mereka berdua bermain lempar ladam kuda. Sutejo yang berasal dari Jawa sangatlah mahir bermain permainan ini karena ia menjadi tukang delman keliling Monas saat di Jakarta. Ia pun memenangkan permainan ini dan Lakeisha mentraktir Sutejo sepiring French Fries.

Day 12 - Karena aliran jawanya yang pekerja keras, Sutejo pun bekerja dari laptopnya. Mungkin boss nya akan menaikkan jabatan Sutejo dan bisa menjadi Politik level 2, yaitu Ballot Counter.

Day 13 - Hari ini adalah hari sabtu, yaitu hari liburnya Sutejo! Ia mengundang teman-temannya untuk hang out ke luar. Pertama, mereka pergi ke Boardwalk. Sutejo, dengan jiwa pemberani Jawanya, berhasil menaiki salah satu rollercoaster yang paling menakutkan di tempat itu. Disana terdapat loop, track curam kebawah, bahkan terdapat track putus denag seekor Hiu di bawahnya. Malamnya, mereka ke festival dan mengikuti kompetisi makan. Tapi yang menang adalah temannya Fry karena Sutejo tidak terbiasa dengan hotdog. Pada akhirnya, mereka rollerskating. Sutejo langsung pandai berputar. Padahal ia baru pertama kali mencoba rollerskating seumur hidupnya.

Day 14 - Esok harinya, yaitu hari Minggu, Sutejo hanya ingin bersantai dan beristirahat. Ia mengenakan singlet tidurnya dan mulai menghidupkan mesin urut kakinya. Ia pun duduk di kursi itu dan memasukkan kakinya ke mesin urut. Perlahan-lahan ia mengantuk, lalu ia pun tertidur. Dalam mimpinya, ia menjadi Presiden SimNation, memiliki kabinet, menteri, dan mengirim duta besar ke luar negeri.

Day 15 - Sutejo dan Donnovan pindah ke kota Setra, sebuah kota di tengah padang pasir tapi populer dan ramai seperti Bridgeport. Ia pindah dari Lucky Palms karena saat ini disana 54 derajat Celcius. Ia juga pindah karena ia berhasil naik jabatan menjadi Ballot Counter dan diperintahkan dinas ke Setra. Esok harinya, ia pergi ke Balai Kota untuk bekerja di hari pertamanya dinas di luar kota.

Day 16 - Sepulang kerja, Sutejo mengajak bosnya Zoe dan co-workernya Barry datang ke rumahnya untuk bermain video games. Tapi, tidak ada yang tahu bahwa permainan-permainan yang dia punya adalah permainan bajakan. Sutejo dulunya adalah seorang pembajak permainan yang terkenal di kampungnya, di Jawa.

Day 17 - Saat Zoe hendak pulang, ia mengajak Sutejo untuk mampir ke rumahnya. Disana, Zoe memberitahu Sutejo tentang Setra. Katanya, orang-orang di Setra sombong-sombong tapi ambisius. Zoe juga memberikan beberapa saran untuk mencari teman di Setra.

Day 18 - Esok harinya, Sutejo iseng-iseng ke taman. Ia ingin mencoba Wishing Well di Setra dan ingin tahu apakah sama manjurnya dengan Wishing Well di Lucky Palms. Ia pun melempar sebuah koin bernilai §1 ke Wishing Well dan menunggu efeknya. 1 menit telah berlalu, tapi Sutejo tidak mendapatkan efek apa-apa. Tiba-tiba, ada aura biru mengitarinya. Tidak lama kemudian, Sutejo ditelpon oleh Zoe. Zoe mengatakan bahwa Sutejo naik jabatan menjadi Campaign Intern. Rupanya Wishing Wellnya manjur!

Day 19 - Untuk merayakan kenaikan jabatannya, Sutejo mengajak Zoe, Donnovan dan Barry untuk makan bersama di Bistro. Disana ada roti, lasagna, kue, dll.

Day 20 - Yeah hari ini libur! Sutejo mengajak mereka lagi untuk datang melihat-lihat ke Galeri Seni. Lukisan dan barang-barangnya sangatlah keren!

Day 21 - Di tengah malam, mereka pergi ke sebuah bar yang terkenal bernama Set's Underworld di Setra. Barnya terlihat persis seperti Pyramid di Al-Simhara. Di dalam bar, Sutejo belajar Mixology dan bisa Moonlight di bar itu untuk mendapatkan uang. Sutejo seketika mahir dengan mixologynya karena ia sering membuat minuman jahe di Jawa.

Day 22 - Sutejo terlambat di hari pertamanya menjadi Politics level 3, yaitu Campaign Intern. Zoe, bosnya marah kepada Sutejo. Sutejo telat karena malamnya ia bermain gaplek (pemainan kartu domino klasik) bersama Donnovan sampai jam 3 AM. Zoe pun semakin marah kepada Sutejo yang tertidur saat sedang ia marahi. Tapi, karena Zoe dan Sutejo adalah teman dekat, Zoe memaafkannya.

Day 23 - "Kamu bagaimana sih!? Sudah 2 hari terlambat. Sekarang alasannya apa lagi? Bermain gaplek lagi?"
Itulah kata-kata yang terucap dari mulut Zoe. Sutejo terlambat lagi, untuk kedua kalinya. Ia terlambat karena malamnya, dia ikut reuni orang-orang Jawa yang tinggal di Setra. Tapi, Zoe masih memaafkannya karena ia merasa kasihan.

Day 24 - Sutejo pun sudah mulai tidak terlambat lagi esok harinya. Ia bekerja dengan keras. Tidak lama kemudian, ada pengumuman dari pengeras suara.
"Panggilan kepada Sutejo Mulawarman, bosmu sedang menunggumu di ruangan HRD"
Sutejo kaget dan langsung pergi ke ruangan HRD dengan kaku. Di ruangan HRD, Zoe terlihat sangatlah marah sambil melihat selembar kertas kecil. Waktu dilihat, ada foto Sutejo sedang WooHoo dengan seorang rekan kerja. Sutejo tidak dapat bicara apa-apa. Entah siapa yang memotret foto itu. Zoe langsung memecat Sutejo tanpa bilang satu kata pun dan Sutejo keluar dari Town Hall dengan lemas lunglai.

Day 25 - Sutejo pergi ke taman untuk menyegarkan pikirannya disana. Ia bergumam, "Andai saja aku ora WooHoo sama dia. (Andai saja saya tidak WooHoo dengan dia)."
Tiba-tiba ia melihat Zoe berbisik pada seseorang. Sutejo pun mendekati mereka. Rupanya yang berbisik dengan Zoe adalah Donnovan
Donnovan: "Hahahaha... Matilah orang kampungan itu. Saya mengajak dia main gaplek malam-malam agar dia mengantuk dan saya foto seolah-olah dia WooHoo dengan Latasha."
Zoe: "Hahahaha. Bagus sekali kerjaan mu. Saya juga benci sama dia."
Rupanya selama ini Donnovan telah mengkhianati Sutejo. Sutejo marah dan mendatangi mereka berdua. Ia langsung menonjok Donnovan dan terjadi pertengkaran yang hebat. Donnovan pun kalah dan dia diusir Sutejo dari penthousenya.

Day 26 - Sutejo mulai mencari pekerjaan dan cita-cita baru. Ia mencari-cari pekerjaan online mulai dari simsjob.com, fortunation.org, sampai javasims.net, tapi tidak juga mendapat pekerjaan yang dia mau. Tiba-tiba saat dia membuka website kompsims.web, ada iklan yang bertuliskan:
"Get §430,000 in one week!!! Limited offer! Click here for more information!"

Sutejo tertarik dengan iklan tersebut dan langsung meng-kliknya. Saat di klik, muncul wajah sesosok makhluk besar berbulu semacam bigfoot. Sutejo kaget dan berteriak sekeras-kerasnya, berusaha mematikan laptopnya. Ia shock dan tidak pernah memakai laptopnya lagi selama 4 hari.

Day 27 - Saat Sutejo sedang di penthouse mencari pekerjaan, tiba-tiba terdengar suara bel di depan gedung penthousenya. Ia bergegas untuk melihat siapa yang datang. Saat dibuka, ada gypsy sedang membutuhkan client.
Gypsy: "Mas, mau diramal tidak? Kasihanilah saya, sudah 3 bulan tidak dapat client."
Karena Sutejo kasihan, ia setuju untuk diramal oleh seorang ibu gypsy tersebut. Ibu itu langsung menempelkan telapak tangannya ke wajah Sutejo tanpa berkata apa-apa. Setelah 2 menit, dia berkata,
"Wah, harus diramal lebih jauh, nih!". Sutejo diajak ke rumah dia dan diramal lebih lanjut disana.
Saat di ramal di bola kristal, ia sudah tau kalau Sutejo membutuhkan pekerjaan.
"Kamu cocoknya menjadi bot builder loh. Karena otak kamu futuristik".
Sutejo berterima kasih kepada peramal itu dan langsung menuju ke Town Hall Gypsy: "Hey! Mana uangnya?!!!"

Day 28 - Setelah membayar si gypsy, Sutejo ke Town Hall untuk mendaftarkan dirinya sebagai bot builder. Ia tahu bahwa town hall adalah tempat kerjanya dulu dan takut ketauan oleh co-worker lamanya. Akhirnya, Sutejo membeli sebuah kostum di toko kostum terdekat agar tidak ketauan. Ia membeli kostum pembalap F1. Saat masuk ke town hall, banyak orang-orang bereaksi, itu seoerti
"Wow ada pembalap F1?"
"Michael Schumacher, engkau sudah sembuh?"
"Mama ada setaaaaan!"
Sutejo hanya diam dan melambai-lambai kepada mereka. Setelah mendaftar, ia pulang untuk memulai pekerjaannya.

Day 29 - Sutejo pun memulai ambisi barunya yang dikatakan oleh seorang peramal misterius, yaitu menjadi bot builder. Ia membeli bot building station dari galeri masa depan yang berada di seberang rumahnya. Sutejo mulai membuat Plumbot ciptaannya sendiri. Setelah 3 jam bekerja, ia selesai membangun Plumbot yang ia namakan Javabot. Badan Javabot semuanya dipenuhi oleh tekstur batik karena Sutejo suka sekali dengan batik. Ia juga membuat beberapa chip sifat untuk si Javabot.

Day 30 - Karena Javabot mengacau di penthouse, Sutejo pergi ke taman demi keselamatannya. Ia berlatih bermain biola di sana untuk mengenang masa kecilnya ikut orkes main biola. Selama ia bermain, ia tidak menyadari bahwa ada wanita over excited Melihatnya. Wanita itu memuji permainan biolanya dan berencana untuk membuat profit dari permainan itu.
Wanita yang belum diketahui namanya: "Bagaimana, mau tidak membuat profit dari bermain biola?"
Sutejo : "Wah! Boleh saja. Tapi dapat modalnya dari mana?
Wanita yang belum diketahui namanya: "Oh iya, tidak cukup modal. Ya sudah, bermain biola saja yuk besok untuk mendapatkan uang." Ajaknya
Sutejo: "OK. Eh, nama saya Sutejo."
Malerie : "Aku Malerie."
Lalu spSurejo meminta nomor telepon Malerie.

Day 31 - Esoknya, Sutejo dan Malerie sepakat untuk bertemu di taman untuk bermain biola dengan maksud untuk mendapatkan uang dari orang-orang yang berada di tempat itu. Sutejo mengambil gesekan biolanya dan mulai memainkan melodi lagu Abad Pertengahan. Semua orang terkagum melihat permainan Sutejo. Beberapa ada yang hanya melihat, memberikan tipsnya, bahkan ada yang berdansa. Mula-mula §8, lalu §17, §30, §63, §195, §642, dan pada akhirnya ada yang memberi uang sebesar §1.723. Setelah 5 jam bermain biola disana, ia mendapatkan total uang §63.872.
Akhirnya Sutejo dan Melanie mendapat uang yang cukup untuk modal usaha mereka. Apakah mereka bisa mengembangkan usaha ini sampai dengan maksimal?

Bersambung...
Share This

1 comment: